Kalau sebelumnya anda sudah membaca cara kreatif memanfaatkan social media bagian pertama, sekarang saatnya untuk melanjutkan ke bagian kedua. Sebelumnya, anda sebaiknya mengkaji ulang langkah-langkah pada postingan pertama tersebut agar dapat lebih memahami lebih mendalam lagi sebelum melanjutkan ke postingan ini. Sudah siap? Inilah cara-cara selanjutnya!
6. Jalin komunikasi dengan “Influencer”
Pernah mendengar tentang istilah influencer? Secara umum influencer dapat diartikan sebagai seseorang yang mempunyai pengaruh yang cukup kuat terhadap para followernya sehingga mampu mempengaruhi perilaku berbelanja mereka.
Tugas anda adalah mencari influencer di bidang yang anda geluti dan mencoba untuk menjalin komunikasi dengan mereka. Jika mereka terkesan, dengan senang hati mereka akan menyebut brand atau perusahaan anda kepada ribuan follower atau fansnya secara GRATIS!
Mengapa bisa demikian? Karena seorang influencer cenderung suka berbagi pengalaman kepada para followernya. Apakah itu pengalaman menggunakan suatu produk, mengkonsumsi makanan, berjalan-jalan ke suatu tempat, atau bahkan membaca suatu artikel yang menarik sekalipun akan langsung dikabarkan kepada para penggemarnya.
Jadi, jika influencer tersebut merasa terkesan dengan produk atau layanan yang anda tawarkan, sudah dapat dipastikan ia dengan sukarela akan merekomendasikan bisnis anda kepada para followernya!
Oleh karena itu, cari influencer di bidang atau industri yang anda geluti dan cobalah untuk membangun komunikasi intens dengannya. Ingat, komunikasi yang dibangun harus saling menguntungkan tidak terkesan memaksa.
7. Posting info yang bermanfaat
Sudah jelas, apapun yang anda bagikan di dunia social media haruslah otentik dan mencerminkan pribadi anda sesungguhnya dan bukan merupakan iklan atau sponsor produk tertentu.
Dan info yang baik adalah info yang memunyai elemen “call to action” yang mampu membuat pembaca atau follower anda tanpa sadar melakukan apa yang anda minta.
Anda bisa menulis artikel atau tips yang bersifat praktis dan mudah untuk diterapkan bagi siapapun yang menggeluti industri yang sama. Men-twit foto-foto menarik atau artikel lain yang anda rasa menarik untuk dibagikan.
Yang patut diingat yaitu bahwa semua ini adalah merupakan sebuah upaya untuk membuat komunikasi yang intens antara anda dengan pembaca atau follower anda, bukan untuk mencari follower baru. Follower akan bertambah jika mereka merasa apa yang anda bagikan tersebut bermanfaat bagi mereka.
Apapun info yang anda bagikan atau anda tulis, buatlah info yang bermanfaat dan juga berhubungan dengan bisnis yang anda jalankan. Dengan begitu, orang-orang yang juga menggeluti bidang yang sama dengan bidang yang anda geluti akan tertarik untuk mencoba produk atau jasa yang ditawarkan oleh bisnis anda tersebut.
8. Jadikan social media sebagai layanan pelanggan yang responsif dan cepat
Social media bisa menjadi sebuah alat yang efektif sebagai media layanan pelanggan. Ia bisa menjadi alat yang sangat efektif dan responsif untuk menghadapi berbagai keluhan yang diutarakan oleh pelanggan anda.
Dengan menggunakan social media, bisnis anda akan dapat dengan cepat menangkap isu-isu yang berkaitan dengan produk atau jasa yang anda jual. Anda bisa memantau berbagai percakapan yang melibatkan produk yang anda jual baik positif ataupun negatif.
Jika anda mampu menyelesaikan masalah para pelanggan anda dengan sempurna, sudah bisa dipastikan bisnis anda akan semakin berkibar, karena bagaimanapun juga suara pelanggan mencerminkan kualitas produk atau jasa yang anda tawarkan.
9. Social media sebagai media komunikasi bagi karyawan
Walaupun terlihat seperti tidak berhubungan, tetapi karyawan yang puas akan meningkatkan citra bisnis anda di hadapan pelanggan.
Isu-isu seperti UMK, investasi, ekonomi atau politik serta pengaruhnya terhadap perusahaan bisa anda diskusikan dengan karyawan anda. Masukan dari mereka akan menjadi sangat berharga.
Nah, dengan diskusi yang melibatkan medium yang terbuka dan dapat dilihat oleh siapapun, calon pelanggan dapat melihat reputasi perusahaan yang produknya mereka gunakan.
Perusahaan yang bagus adalah perusahaan yang memperhatikan karyawan dan juga pelanggannya. Karyawan yang puas dapat secara otomatis menjadi ‘salesperson’ yang handal yang pernah anda miliki.
10. Memantau info yang berkaitan dengan industri bisnis anda
Selalu monitor info-info yang berkaitan dengan industri yang anda geluti di berbagai saluran social media. Peluang apa yang ada? Tantangan seperti apa yang akan muncul? Bagaimana perilaku konsumen saat ini dan masa mendatang? Semua hal tersebut harus selalu anda monitor agar bisnis anda bisa mendapatkan informasi terkini yang berguna untuk penetapan strategi selanjutnya.
Selain itu jangan lupakan juga networking. pantau terus info-info yang berkaitan dengan bisnis anda. Siapa yang sedang membutuhkan produk atau jasa seperti yang anda tawarkan? Cari mereka. Perkenalkan bisnis anda dengan mereka. Lakukan komunikasi untuk memperoleh umpan balik terhadap keinginan mereka. Yang anda lakukan sekarang adalah memperluas jaringan bisnis yang anda jalani.
Ok. Itulah beberapa cara yang cukup kreatif dalam memanfaatkan social media untuk memasarkan bisnis anda. Tidak ada cara yang lebih efektif dibanding yang lain. Yang perlu anda lakukan adalah membuat daftar dari aplikasi-aplikasi social media tersebut yang bisa membuat bisnis anda memetik hasil yang maksimal. Pelajari kekuatan dan kelemahan masing-masing aplikasi serta cakupannya terhadap bisnis anda.
Dari semua cara tersebut, menurut anda cara seperti apa yang cocok bagi bisnis anda?

Kunjungi kami